Timur Langit Indonesia > Artikel Outbound Timur Langit > Outbound Training > Peran Fasilitator Outbound Training

Peran Fasilitator Outbound Training

Di dalam proses belajar dengan metode experiental learning, pengajar berfungsi sebagai seorang fasilitator. Artinya pengajar hanya memberikan arah (guide) tidak memberikan informasi secara sepihak dan menjadi sumber pengetahuan tunggal. Setelah siswa melakukan suatu aktivitas, selanjutnya siswa akan mengabstraksikan sendiri pengalamannya. Seperti misalnya apa yang dirasakan oleh mereka dalam menyelenggarakan pertunjukkan, permasalahan yang dihadapi, bagaimana cara menyelesaikan masalah, apa yang dapat dipelajari untuk memperbaiki diri di masa depan. Jadi, pengajar lebih menggali pengalaman peserta itu sendiri. Untuk itu kemampuan yang diperlukan untuk menjadi fasilitator adalah mengobservasi perilaku siswa, menghidupkan suasana aktif partisipatif, bersikap netral dan percaya atas kemampuan siswa untuk memecahkan persoalannya sendiri.
 
Dengan demikian pembelajaran dengan metode ini akan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik lebih memahami manfaat ilmu yang dipelajarinya.
 
Model Experiential Learning sebagai pembelajaran dapat di lihat sebagai sebuah siklus yang terdiri dari dua rangkaian yang berbeda, memiliki daya tangkap dalam pemahaman dan memiliki tujuan yang berkelanjutan. Bagaimanapun, kesemua itu harus diintegrasikan dengan urutan untuk mempelajari apa yang terjadi. Daya tangkap dalam memahami sesuatu sangat dipengaruhi oleh pengamatan yang dialami lewat pengalaman, sementara tujuan yang berkelanjutan berhubungan dengan perubahan dari pengalaman. Komponen-komponen tersebut harus saling berhubungan untuk memperoleh pengetahuan (baker, Jensen, Kolb, 2002). Dengan kata lain dapat disingkat sebagai berikut “ pengamatan yang dilakukan sendirian tidak cukup dijadikan pembelajaran, harus dilakukan secara terperinci dan perubahan yang dilakukan sendiri tidak dapat mewakili yang dibutuhkan pembelajaran, untuk itu diperlukan perubahan yang dibutuhkan dalam pembelajaran” (baker, Jensen, Kolb, 2002 p.56-67).

Model Experiential Learningmencoba menjelaskan mengapa pembelajaran lewat pendekatan pengalaman belajar berbeda dan mampu mencapai tujuan. Hal ini dibuktikan oleh berkembangnya kecakapan yang cukup baik yang dimiliki oleh beberapa individu setelah dibandingkan dengan individu lain (Laschinger, 1990).
 
Timur Langit, sebagai sebuah provider outbound training di Jawa Timur dan khususnya lembaga outbound di Surabaya, tim kami berusaha membantu perusahaan/lembaga anda untuk mewujudkan keinginan dalam penyelenggaraan kegiatan outbound training maupun training motivasi, dengan paket outbound yang menarik, di dukung dengan outbound games yang bervariasi dan bersifat untuk pengembangan kinerja individu maupun tim, Timur Langit sebagai salah satu alternative wisata outbound bagi perusahaan/lembaga anda, dengan lokasi outbound di Jawa Timur yang mendukung, selain itu Timur Langit juga dapat menyelenggarakan Wisata Rafting, Gathering, Outing, Paintball maupun Wisata Petualangan yang lainnya di Jawa Timur

Outbound Jawa Timur - Outbound Surabaya - Outbound Pacet - Outbound Training

KUNJUNGAN KE WEB INI